Dermapen

Apa yang dimaksud dengan dermapen?

Dermapen adalah suatu metode mesotherapy yang menggunakan alat yang dilengkapi dengan jarum dengan ukuran dan jumlah yang bervariasi. Prinsip cara kerja dermapen adalah membuat suatu saluran mikro melalui luka-luka kecil yang dibuat dengan alat tersebut.Tujuannya adalah untuk merangsang pembentukan kolagen dan elastin yang kemudian akan merangsang proses penyembuhan dan pembentukan jaringan yang baru. Penggunaan dermapen dapat meningkatkan produksi kolagen sampai empat puluh kali lipat. Hasil dari terapi tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu ukuran dan jumlah jarum, kasus yang dihadapi dan kondisi kulit pasien.

Apa manfaat dari dermapen?

  • Menghaluskan kulit (skin rejuvenation)
  • Menyamarkan bopeng bekas jerawat
  • Menyamarkan garis-garis halus dan tanda-tanda penuaan
  • Membantu mengatasi kasus hiperpigmentasi seperti flek
  • Meningkatkan penyerapan bahan-bahan yang dioleskan pada wajah
  • Menyamarkan stretch mark
  • Membantu mengatasi kasus kerontokan rambut

Apakah sakit jika melakukan dermapen?

Sebelum melakukan dermapen, anda akan diberikan anastesi topical selama tiga puluh sampai empat puluh lima menit untuk meminimalkan rasa tidak nyaman waktu dilakukan dermapen. Sebagian besar orang tidak merasa sakit, mungkin sebagian lainnya akan merasakan perasaan tidak nyaman seperti digigit semut.

Apakah efek samping dermapen?

Setelah dilakukan dermapen, wajah mungkin akan menjadi kemerahan, terasa lebih hangat, terasa ketat dan lebih sensitif terhadap cahaya matahari. Hal ini akan berlangsung antara tiga sampai tujuh hari tergantung jenis masalah dan kondisi kulit. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan. Namun terkadang dermapen dapat mencetuskan timbulnya jerawat, hal ini dapat terjadi apabila pasien tidak dapat menjaga kebersihan kulit wajah selama melakukan treatment sehingga bakteri akan mengkontaminasi daerah wajah yang masih dalam proses penyembuhan luka. Hal ini dapat dicegah dengan pemberian produk-produk anti bakteri selama treatment pada orang dengan faktor resiko tinggi terjadinya jerawat.

Apa yang harus dilakukan setelah melakukan dermapen?

Sebenarnya tidak ada treatment khusus yang harus dilakukan setelah melakukan dermapen, yang paling penting adalah:

  • Tidak boleh menggunakan make up minimal dua belas jam setelah melakukan treatment
  • Wajib menggunakan tabir surya dan disarankan menggunakan pelembab yang mengandung Asam Hyarulonat (HA)
  • Menjaga kebersihan wajah agar tidak terjadi infeksi sekunder atau munculnya jerawat
  • Hindari tindakan traumatic pada wajah seperti kebiasaan menggosok-gosok wajah atau mengeringkan wajah dengan handuk
  • Jangan menggunakan produk yang mengandung golongan AHA, BHA, retinoid acid dan beberapa vitamin C

Berapa lama dermapen harus diulang?

Pengulangan dermapen tergantung kasus yang dihadapi. Pada kasus yang cukup berat seperti acne scar atau stretch mark, dermapen dapat diulang antara dua sampai empat minggu sekali tergantung kesiapan kulit pasien. Sedangkan jika tidak ada masalah yang berarti atau hanya untuk skin rejuvenation, dermapen dapat diulang setiap tiga bulan sekali.

Apakah dermapen aman untuk semua orang?

Tidak semua orang boleh melakukan dermapen. Bagi pasien dengan indikasi yang tidak jelas, pasien yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes mellitus atau hipertensi yang tidak terkendali, pasien dengan gangguan pembekuan darah atau konsumsi obat-obat pengencer darah serta pasien dengan faktor resiko tinggi terjadi keloid, tidak disarankan melakukan dermapen.